Langsung ke konten utama

Jaringan Media Online Nasional - Mediatek Lintasnusa Network

Silaturahmi dan Makan Siang Bersama Dir Intelkam Polda Sumsel Dengan FKUB,Ormas Keagamaan dan Tokoh Agama Sesumsel

Palembang, detiknasional.online - Direktur Intelijen dan Keamanan Polda Sumatera Selatan Kombes Polisi Tony Budhi Susetyo,S.I.K,M.H gelar Silaturahmi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sesumatera selatan yang merupakan lembaga yang di bentuk Masyarakat dan di Fasilitasi oleh Pemerintah daerah untuk membangun,memilihara dan memperdayakan umat beragama guna menciptakan kerukunan ,Toleransi serta Perdamaian,Jumat 13/2/2026. Seluruh Ormas Keagamaan,dan Tokoh Agama Sesumatera Selatan turut hadir dalam acara Silaturahmi yang di gelar di Polda Sumatera selatan. Sesuai dengan Fungsi nya Ulama melakukan dialog dengan Tokoh agama / Masyarakat untuk menampung menyalurkan Aspirasi dan memberikan Rekomendasi pendirian rumah ibadah. Tujuan silaturahmi ini dalam rangka memperkuat Sinergitas Kemitraan, meningkatkan komunikasi,dan Koordinasi Lintas keagamaan serta membangun sistem diteksi dan pencegahan dini terhadap potensi gangguan Keamanan guna menjaga kerukunan umat beragama dan Stabilit...

YPN YESS Didzolimi Secara Massif; Arena Debat Dikuasai Bertaji, Preman Bayaran Bertebaran di Lobi

Palembang, detiknasionalnews.online - Arena debat kedua Paslon Bupati - Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) di The Zuri Hotel Palembang dikuasai paslon nomor urut 2 (Bertaji), sehingga membuat paslon no 1 YPN YESS mengambil langkah Walk Out (WO). 

Tak hanya itu, diluar arena persisnya di sekitar lobi hotel The Zuri Palembang, tampak bertebaran 'preman-preman' bayaran yang diduga ingin mengganggu jalannya debat. Dan mengintimidasi pendukung YPN YESS. 

Keberadaan mereka terlihat oleh para pendukung YPN YESS yang sedang berdiri diluar lobi. 

Kepada pendukung YPN YESS, mereka memasang tampang sangar, bak pembunuh bayaran yang membidik targetnya. 

Nah, diduga mereka adalah preman bayaran dari paslon 2. Pasalnya, mereka sempat membentangkan spanduk dukungan untuk paslon 2. 

Demi keamanan, pendukung YPN YESS meminta kepada Kapolres OKU AKBP Imam Zamroni, untuk mengusir mereka dari area lobi. 

Namun, sampai YPN YESS dan pendukungnya hengkang dari hotel The Zuri, preman-preman tersebut masih terlihat di sekitaran hotel kendati berpencar pencar. 

Sebelumnya, YPN YESS melalui timnya Ryan Adha Tama SP protes kepada panitia dan EO pelaksana Debat Kedua di Hotel Zuri Palembang, Minggu (17/11/2024). 

Menurut Ryan, mereka menemukan kejanggalan dan pengkondisian yang tidak fair di arena debat. Soalnya, dari sisi undangan tim dan pendukung, YPN YESS hanya dìjatahi 30 orang sesuai dengan permintaan panitia. 

Sementara dari Paslon Bertaji mencapai 70 an orang. Kejanggalan ini dìprotes Ryan selaku tim yang juga Bappilu Partai Nasdem sebagai koalisasi PAN, Demokrat sebagai pengusung. 

Sehingga tim YPN YESS Paslon nomor urut 1 memutuskan tidak melanjutkan debat tersebut. Yudi Purna Nugraha SH yang melihat kondisi tegang dan ribut-ribut langsung protes dan meninggalkan ruangan. 

Kepada wartawan yang standby di luar ruangan sekitar pintu YPN mengatakan bahwa KPU OKU sudah bertindak tidak imparsial. 

Maksudnya KPU OKU sudah tidak adil. Tidak melaksanakan kesetaraan kepada setiap individu terhadap keadilan. Adha Ryan Tama, menyatakan bahwa YPN YESS didzolimi secara massif. 

"Jumlah penonton debat saja kami dicurangi. Dan Pj Bupati OKU menyaksikan langsung keberpihakan panitia," ujarnya.

Budi Utomo detiknasionalnews.online

Komentar

Postingan Populer