Langsung ke konten utama

Jaringan Media Online Nasional - Mediatek Lintasnusa Network

Direktorat Intelkam Polda Sumsel melaksanakan Bakti sosial ke Panti Asuhan PEDULI ANAK YATIM Kota Palembang dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional

Palembang, detiknasional.online - Dalam rangka memperingati hari buruh Internasional Direktorat Intelkam Polda Sumsel melaksanakan Bakti sosial ke panti asuhan PEDULI ANAK YATIM Jl.Talang anyar Gg. Cemp., RT.04/RW.02, Karya Baru, Kec. Alang-Alang Lebar, Kota Palembang, Sumatera Selatan,Jumat 1/5/2026 Kegiatan Bakti sosial ini dipimpin oleh Kanit l Subdit IV Dit Intelkam Polda Sumsel AKP SUANDI, S.H. beserta personil Subdit lV memberikan bantuan sembako yang diterima langsung oleh Sari Puspita Selaku Ketua Panti Asuhan PEDULI ANAK YATIM.  Kegiatan bakti sosial ini juga merupakan tindak lanjut perintah Kapolda Sumsel kepada seluruh personil Polda Sumsel untuk melakukan kebaikan setiap hari kepada masyarakat. Kegiatan ini juga sekaligus wujud kepedulian Polda Sumsel terhadap anak-anak yatim piatu.   ‎Dalam kesempatan tersebut dilakukan doa bersama dengan anak anak yatim piatu agar kita semua mendapatkan keberkahan dari Allah Swt dan di hari Buruh ini juga semoga membawa ...

Dunia Pendidikan di Way Kanan Kembali Tercoreng

Waykanan, detiknasionalnews.online - Dunia pendidikan di Kabupaten Waykanan kembali tercoreng oleh oknum seorang guru berinisial DM di SD Negeri 01 Tangkas dikarenkan kembali melakukan kekerasan terhadap muridnya. Korban terbaru adalah siswa kelas 4 dengan inisial D yang mengalami luka lebam akibat perlakuan brutal sang guru.

Ironisnya, ini bukan kali pertama. Berdasarkan keterangan para wali murid, DM sudah sering kali melakukan kekerasan fisik terhadap anak-anak di sekolah tersebut. Kasus terakhir bahkan sempat ditangani oleh Polsek setempat dan berujung pada penandatanganan surat perjanjian bermaterai. Dalam surat itu, DM menyatakan siap dikeluarkan jika kembali melakukan kekerasan.

Namun, janji tinggal janji. DM kembali mengulang perbuatannya. Wali murid pun murka dan menilai DM sudah tidak layak lagi berada di lingkungan pendidikan.

“Sudah hampir empat kali seingat kami oknum DM melakukan kekerasan, anak kami ketakutan masuk sekolah. Dia harus diberhentikan, bukan diberi kesempatan lagi,” tegas salah satu wali murid.

“Ini bukan guru, ini ancaman. tapi ancaman terhadap murid yang bersekolah di sekotalah tersebut. Dia sudah tidak pantas mengajar,” ujar salah satu guru yang enggan disebutkan namanya.

wali murid mendesak Dinas Pendidikan setempat untuk tidak lagi tinggal diam. Mereka menilai, membiarkan DM tetap mengajar sama saja dengan membiarkan kekerasan terjadi terus-menerus di ruang kelas.

“Kalau tidak segera diberhentikan,kami takut anak kami akan ada korban berikutnya. Kami tidak mau itu terjadi,” imbuh orang tua muritd yang anak nya masih bersekolah di sekolah tersebut.

 Sementara Kepala sekolah SD 01 Tangkas Hasim S.Pd saat di konfirmasi Rabu (16/04)terkait hal tersebut mengatakan "sampai saat ini belum mengetahui terkait pemukulan tersebut,dan saat ini akan menuju kesekolah untuk mengetahui apa benar infomasi tersebut,"terangnya singkat.

Kontributor : Juli Haryanto

Redaksi : detiknasionalnews.online

Komentar