Langsung ke konten utama

Jaringan Media Online Nasional - Mediatek Lintasnusa Network

Safari Ramadan Banyuasin, Kapolda Sumsel Perkuat Koordinasi Pengamanan Idul Fitri

Banyuasin, detiknasional.online — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. mengonsolidasikan kekuatan pemerintah daerah, TNI-Polri, serta seluruh elemen masyarakat melalui kegiatan Safari Ramadan 1447 H di Aula Sanika Satyawada Polres Banyuasin, Senin (10/3/2026). Kegiatan yang dihadiri sekitar 1.000 jamaah tersebut menjadi momentum strategis bagi Kapolda Sumsel untuk memperkuat soliditas daerah dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026, yang akan mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri di wilayah Sumatera Selatan. Kapolda Sumsel hadir didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Sumsel, di antaranya Dir Intelkam Kombes Pol Tony Budhi Susetyo, Dir Resnarkoba Kombes Pol Yulian Perdana, Dir Lantas Kombes Pol Maesa Soegriwo, Dir Binmas Kombes Pol Hari Purnomo, serta Kabid Propam Kombes Pol Raden Azis Safiri. Dalam sambutannya, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa stabilitas keamanan daerah hanya dapat terwujud melalui kolaborasi dan solid...

Virall,! Terkait Kasus Pengeroyokan Ini tanggapan Kasi Intel Kajari Waykanan

Way Kanan, detiknasionalnews.online  – Sebuah video viral di media sosial yang diunggah oleh akun Instagram @emak_jieh dan TikTok @emak_jieh99 pada Jumat (04/10/2024) menuduh aparat penegak hukum di Way Kanan tidak serius menindaklanjuti dugaan kasus pengeroyokan. 

Kasus ini melibatkan mantan Kepala Kampung Bandar Dalam, Kecamatan Negeri Agung, Kabupaten Way Kanan, bersama anak menantunya, yang diduga menganiaya seorang warga bernama Mujiyono.

Dalam video tersebut, aparat Kepolisian dan Kejaksaan Negeri Way Kanan dinilai tidak profesional. 

Menanggapi tudingan tersebut , Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Way Kanan, Rahmat Effendi, S.H., M.H., menegaskan bahwa tuduhan dalam video itu tidak sesuai fakta. 

Ia memastikan bahwa proses hukum terkait kasus ini masih berjalan. Sabtu, (05/10/2024) 

“Kasus pengeroyokan yang melibatkan mantan Kepala Kampung Bandar Dalam dan anak menantunya sedang dalam tahap penelitian berkas oleh Kejaksaan Negeri Way Kanan. Setelah memberikan petunjuk P-19 kepada Polres Way Kanan, kami kini kembali meneliti berkas yang dikirim,” jelas Rahmat.

Ia menegaskan tidak ada penundaan atau pengabaian dalam penanganan kasus tersebut, seperti yang disampaikan dalam video viral.

Selain itu, Rahmat menjelaskan bahwa Mujiyono, korban pengeroyokan, juga sedang dalam proses hukum atas dugaan penganiayaan. 

“Ada laporan balik dari pihak mantan kepala kampung dan keluarganya. Kasus tersebut kini ditangani Polsek Blambangan Umpu, sementara kasus pengeroyokan ditangani Polres Way Kanan. Kedua proses hukum ini masih berjalan,” tambahnya.

Rahmat Effendi juga meminta masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terbukti kebenarannya. 

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima informasi, terutama dari media sosial. Pastikan informasi yang diterima berasal dari sumber yang dapat dipercaya,” tegasnya.

detiknasionalnews.online : Juli

Komentar

Postingan Populer