Langsung ke konten utama

Jaringan Media Online Nasional - Mediatek Lintasnusa Network

Silaturahmi dan Makan Siang Bersama Dir Intelkam Polda Sumsel Dengan FKUB,Ormas Keagamaan dan Tokoh Agama Sesumsel

Palembang, detiknasional.online - Direktur Intelijen dan Keamanan Polda Sumatera Selatan Kombes Polisi Tony Budhi Susetyo,S.I.K,M.H gelar Silaturahmi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sesumatera selatan yang merupakan lembaga yang di bentuk Masyarakat dan di Fasilitasi oleh Pemerintah daerah untuk membangun,memilihara dan memperdayakan umat beragama guna menciptakan kerukunan ,Toleransi serta Perdamaian,Jumat 13/2/2026. Seluruh Ormas Keagamaan,dan Tokoh Agama Sesumatera Selatan turut hadir dalam acara Silaturahmi yang di gelar di Polda Sumatera selatan. Sesuai dengan Fungsi nya Ulama melakukan dialog dengan Tokoh agama / Masyarakat untuk menampung menyalurkan Aspirasi dan memberikan Rekomendasi pendirian rumah ibadah. Tujuan silaturahmi ini dalam rangka memperkuat Sinergitas Kemitraan, meningkatkan komunikasi,dan Koordinasi Lintas keagamaan serta membangun sistem diteksi dan pencegahan dini terhadap potensi gangguan Keamanan guna menjaga kerukunan umat beragama dan Stabilit...

BNN Ungkap Kasus Narkotika Sebanyak 80 Kasus

Jakarta, detiknasionalnews.online - Penyelesaian permasalahan narkotika tidak hanya menjadi tugas Polri, tetapi juga seluruh stakeholder, dan juga masyarakat. Hal tersebut disampaikan Kepala BNN RI Marthinus Hukom, S.I.K., MSi saat menghadiri konferensi pers pengungkapan jaringan narkotika internasional hasil joint operation yang dilakukan selama bulan September-Oktober, di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (1 /11/2024)

Dalam konferensi pers tersebut, 80 kasus tindak pidana narkotika diungkap, 136 tersangka diamankan, dan sejumlah barang bukti disita, diantaranya 1,07 ton sabu; 1,12 ton ganja; 357.731 butir ekstasi; dan lain sebagainya. Serupa dengan apa yang diungkapkan Kepala BNN RI, Kabareskrim Polri Drs. Wahyu Widada, M.Phil., mengatakan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil dari sinergitas.

Operasi gabungan yang dilakukan Bareskrim bersama Drug Enforcement Administration (DEA), BNN, Kejaksaan Agung, PPATK, Ditjen Bea dan Cukai, serta Ditjen Pemasyarakatan atau yang saat ini berganti menjadi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan tersebut telah berhasil menyelamatkan lebih dari 6 juta jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Selain pengungkapan kasus narkotika, Kepala BNN RI dan Kabareskrim dalam konferensi pers tersebut juga menyoroti terkait kampung narkoba yang menjadi basis para bandar dalam menjalankan bisnis narkoba. Marthinus Hukom menyampaikan bahwa dibutuhkan berbagai pendekatan untuk dapat mengubah kampung narkoba, baik melalui pendekatan hukum, ekonomi, sosial, pendidikan, dan lainnya.

"Saat ini BNN mengindikasi adanya 900 kampung narkoba," sebut Kepala BNN RI. Bagai gayung bersambut, Kabareskrim pada kesempatan yang sama menegaskan bahwa pihak kepolisian berkomitmen untuk menutup jalur-jalur masuk penyelundupan dan mengubah kampung-kampung narkoba sehingga memiliki daya tangkal dan daya cegah terhadap ancaman bahaya narkotika dengan berkolaborasi bersama kementerian/lembaga termasuk BNN.

Komitmen mengatasi permasalahan narkotika memang telah masuk dalam misi Presiden RI Prabowo Subianto yang tertuang dalam Asta Cita. Pemerintah juga telah memasukan pencegahan dan pemberantasan narkotika menjadi salah satu program dari 17 program prioritas yang telah ditetapkan.

Dalam mendukung program tersebut, selain menekan supply melalui pemberantasan, BNN juga memprioritaskan penurunan demand salah satunya melalui upaya rehabilitasi. Kepala BNN RI menyebutkan, berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan terdapat 996 Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) di seluruh Indonesia di samping 6 fasilitas rehabilitasi BNN. Kepala BNN RI pun mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan diri atau anggota keluarga yang membutuhkan rehabilitasi.

“Sampaikan kepada masyarakat bahwa melaporkan diri untuk rehabilitasi itu dilindungi oleh Undang-Undang, tidak akan ditangkap, ataupun diproses hukum," imbau Kepala BNN.

Ke depan, Marthinus Hukom mengatakan, sejalan dengan Asta Cita BNN akan mengoptimalkan dan menguatkan pusat-pusat rehabilitasi narkoba sehingga dapat menjangkau para penyalahguna narkoba.

Editor : Redaksi detiknasionalnews.online 

Source : x.com/INFOBNN


Komentar

Postingan Populer