Langsung ke konten utama

Jaringan Media Online Nasional - Mediatek Lintasnusa Network

Silaturahmi dan Makan Siang Bersama Dir Intelkam Polda Sumsel Dengan FKUB,Ormas Keagamaan dan Tokoh Agama Sesumsel

Palembang, detiknasional.online - Direktur Intelijen dan Keamanan Polda Sumatera Selatan Kombes Polisi Tony Budhi Susetyo,S.I.K,M.H gelar Silaturahmi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sesumatera selatan yang merupakan lembaga yang di bentuk Masyarakat dan di Fasilitasi oleh Pemerintah daerah untuk membangun,memilihara dan memperdayakan umat beragama guna menciptakan kerukunan ,Toleransi serta Perdamaian,Jumat 13/2/2026. Seluruh Ormas Keagamaan,dan Tokoh Agama Sesumatera Selatan turut hadir dalam acara Silaturahmi yang di gelar di Polda Sumatera selatan. Sesuai dengan Fungsi nya Ulama melakukan dialog dengan Tokoh agama / Masyarakat untuk menampung menyalurkan Aspirasi dan memberikan Rekomendasi pendirian rumah ibadah. Tujuan silaturahmi ini dalam rangka memperkuat Sinergitas Kemitraan, meningkatkan komunikasi,dan Koordinasi Lintas keagamaan serta membangun sistem diteksi dan pencegahan dini terhadap potensi gangguan Keamanan guna menjaga kerukunan umat beragama dan Stabilit...

Lakukan Kekerasan, Wali Murid Meminta DM Oknum Guru SD Tangkas Diberhentikan

Way Kanan,detiknasionalnews.online – Seorang guru berinisial DM yang mengajar di SD Negeri 01 Tangkas kembali dilaporkan melakukan kekerasan fisik terhadap murid kelas IV hingga menyebabkan luka lebam. 

Meski kasus ini telah dimediasi dan disepakati damai di lingkungan sekolah, kekecewaan mendalam dirasakan para wali murid karena guru tersebut tetap diizinkan mengajar tanpa sanksi tegas.

“Saya sangat kecewa. DM sudah beberapa kali melakukan kekerasan. Bahkan sebelumnya sudah pernah buat surat perjanjian bermaterai, tapi tetap saja terulang. Sekarang hanya disuruh bikin pernyataan lagi, tanpa sanksi apapun,” ujar salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya.

Berdasarkan penuturan para wali murid, DM telah empat kali melakukan kekerasan terhadap siswa. 

Salah satu kasus bahkan sempat ditangani oleh kepolisian dan berujung pada penandatanganan surat perjanjian, di mana DM menyatakan siap diberhentikan jika kembali mengulangi perbuatannya.

Namun, peristiwa serupa kembali terjadi pada Rabu, 16 April 2025. Sekolah mempertemukan DM dengan korban dalam mediasi dan disepakati berdamai. 

Keesokan harinya, DM dan kepala sekolah dipanggil Dinas Pendidikan. Ironisnya, menurut wali murid, DM hanya diminta kembali menandatangani pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.

“Guru itu sudah lebih dari sekali melakukan kekerasan. Dulu anak saya juga pernah jadi korban. Kami merasa tidak ada ketegasan dari sekolah maupun dinas. Kalau seperti ini terus, anak-anak kami yang jadi taruhannya,” keluh wali murid lainnya.

Desakan agar DM diberhentikan dari tugas mengajar kini semakin menguat. Para wali murid menegaskan, jika tidak ada langkah konkret dari pihak sekolah maupun dinas, mereka siap untuk menjadi saksi dalam menempuh jalur hukum.

“Kami hanya ingin anak-anak kami aman saat belajar. Kalau pelaku kekerasan tetap dibiarkan mengajar, ini sangat membahayakan,” tegas mereka.

Kontributor : Herwan

Redaksi : detiknasionalnews.online


Komentar

Postingan Populer