Langsung ke konten utama

Jaringan Media Online Nasional - Mediatek Lintasnusa Network

Direktorat Intelkam Polda Sumsel melaksanakan Bakti sosial ke Panti Asuhan PEDULI ANAK YATIM Kota Palembang dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional

Palembang, detiknasional.online - Dalam rangka memperingati hari buruh Internasional Direktorat Intelkam Polda Sumsel melaksanakan Bakti sosial ke panti asuhan PEDULI ANAK YATIM Jl.Talang anyar Gg. Cemp., RT.04/RW.02, Karya Baru, Kec. Alang-Alang Lebar, Kota Palembang, Sumatera Selatan,Jumat 1/5/2026 Kegiatan Bakti sosial ini dipimpin oleh Kanit l Subdit IV Dit Intelkam Polda Sumsel AKP SUANDI, S.H. beserta personil Subdit lV memberikan bantuan sembako yang diterima langsung oleh Sari Puspita Selaku Ketua Panti Asuhan PEDULI ANAK YATIM.  Kegiatan bakti sosial ini juga merupakan tindak lanjut perintah Kapolda Sumsel kepada seluruh personil Polda Sumsel untuk melakukan kebaikan setiap hari kepada masyarakat. Kegiatan ini juga sekaligus wujud kepedulian Polda Sumsel terhadap anak-anak yatim piatu.   ‎Dalam kesempatan tersebut dilakukan doa bersama dengan anak anak yatim piatu agar kita semua mendapatkan keberkahan dari Allah Swt dan di hari Buruh ini juga semoga membawa ...

Dugaan Korupsi Dana PSR Dinas Perkebunan Waykanan Dilaporkan Ke Kajari Waykanan

WayKanan, detiknasionalnews.online  – Lembaga Swadaya Masyarakat TOPAN-RI Kabupaten Waykanan melaporkan dugaan korupsi dana program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) tahun 2023 ke Kejaksaan Negeri Waykanan, Kamis (22/5/2025). Laporan ini mencuat setelah ditemukannya sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan program yang dikelola oleh Dinas Perkebunan tersebut.

Ketua TOPAN-RI Waykanan, Sahrizal, menegaskan bahwa pihaknya memiliki data kuat terkait dugaan penyimpangan anggaran dalam program PSR yang menyasar lahan seluas 90,7 hektare.

“Dari hasil investigasi kami di lapangan, terindikasi kuat adanya praktik penyelewengan yang mengakibatkan potensi kerugian negara hingga ratusan juta rupiah,” ungkap Sahrizal.

Ia juga mengungkapkan adanya pengakuan dari sejumlah kelompok tani penerima manfaat yang menyebutkan telah terjadi pemotongan dana sebesar 5 persen oleh pihak yang diduga terkait dengan pelaksana program.

“Ini tidak bisa dibiarkan. Program PSR adalah upaya strategis negara untuk membantu petani sawit rakyat. Bila dana dipotong dan disalahgunakan, maka tujuan program ini akan gagal total,” tegasnya.

TOPAN-RI mendesak Kejaksaan untuk segera mengusut tuntas dugaan ini, termasuk memanggil para pihak yang terlibat dan melakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan anggaran.

“Kami berharap aparat penegak hukum segera bertindak. Negara tidak boleh kalah oleh oknum-oknum yang merusak program strategis seperti PSR. Ini adalah amanat Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan yang harus dijalankan dengan benar,” tutup Sahrizal.

Kontributor : Juli Haryanto

Redaksi : detiknasionalnews.online

Komentar